Manusia Di Ujung Koridor

Hari ini hari senin, hari pertama ku menjalani tahap kedua di Sekolah Menengah Pertama. Hari dimana aku menjadi seorang 'kakak kelas' untuk pertama kali nya. Aku tidak terlalu 'excited' dengan kehadiran adik kelas baru di sekolah ku. Tapi aku harus menerima mereka dengan baik dan tentunya harus stay humble. 
jam sudah menunjukan pukul 06.15. Ah! sial! karena terlalu banyak berkhayal, aku jadi kesiangan! uh.. kesal. hari ini pun aku jadi semakin malas untuk sekolah.
Malas hari ini sebenarnya bukan karena mereka, atau pun kesiangan. Tapi memang hari ini aku sedang kedatangan 'tamu spesial' dan itu benar-benar mengganggu. huffffff...........
pukul 07.00. aku siap berangkat sekolah. tapi hari ini pak supri sungguh lama menyiapkan mobil. kemana sih dia. dandan? hihihi aku tertawa sendiri di depan pagar rumah ku.  Pak supri adalah supir dirumah ku. sudah dianggap seperti saudara sendiri. dia memang sudah lama sekali bekerja dirumah ku. mama bilang, dia sudah bekerja pada keluarga ku saat aku belum lahir. memang sangat lama untuk hitungan menjadi supir. hhmm.......
setelah lama menunggu, akhirnya pak supri datang juga "mengapa pak supri lama sekali sih! buruan pak! nanti saya telat. ini kan hari pertama saya jadi kakak kelas." aku bicara dengan nada yang sedikit meledek pak supri. hihi kita memang sering meledek satu sama lain. setelah jalan selama 15 menit akhirnya aku sampai di sekolah. aku pun tak lupa memberi salam selamat tinggal kepada pak supri. mama memang selalu menyuruh ku melakukan itu. 
aku terus berjalan memasuki halaman sekolah. sesampainya di dalam, aku kaget! jumlah mereka memang sangat banyak! aku tidak suka keramaian. maka aku putuskan untuk cepat-cepat memasuki ruang kelas ku. kelas ku berada di samping kanan tangga. tidak hanya kelas ku, disana juga ada kelas 8-2. ah iya aku mendapatkan kelas 8-1. kelas unggulan. hehe.... saat aku akan memasuki kelas, aku melihat dia di ujung koridor itu. aku pun membatin dalam hati "ah, siapa dia? cool banget! tapi saat aku kelas 7 dulu, kenapa gapernah lihat dia? apa anak baru? ahsudahlah" aku masih terus menatap ke arah nya, sampai akhirnya dia merasa terjaga dan balik menatap ku. dia senyum ke arah ku. ah dia senyum!!! sangat manis!!! dia sangat berkarisma! sepertinya aku suka pada anak itu. aku balas senyuman itu. dan memasuki kelas dengan mata masih di ujung koridor. alhasil........ duerrrrr.... aku menabrak pintu. ah sakit.. tapi bukan itu masalahnya.. yang jadi masalah, aku malu sekali dengan anak itu. dia melihati ku sambil tertawa, dan menggelengkan kepalanya... tapi tak ada niatan membantu sama sekali..... aku mencoba berdiri dan masuk ke kelas... hmmm aku langsung di ledekin riri dan lili "gimana? enak pagi-pagi udah dicium pintu? AHAHAHAHA!!!" aku langsung merengut dan duduk di bangku ku. dannnn lili tiba-tiba nyeletoh lagi "emang kamu lagi ngeliatin siapa sih?" disambung dengan riri "iya, siapa joy? setan?" "ah kamu ri! kalo ngomong itu gapernah dipikir dulu....! itu, aku lagi ngeliatin dia, manusia di ujung koridor."

-bersambung-   aga

Komentar